Komposisi Pemilih Berdasarkan Generasi dalam PDPB Triwulan III Tahun 2026
#TemanPemilih Kota Bima, 6 Oktober 2026 — Semangat pendidikan demokrasi terus digaungkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bima kepada pemilih pemula. Kali ini, Ketua Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan SDM KPU Kota Bima, Amirulmukminin, hadir sebagai narasumber dalam kegiatan Debat Calon Ketua dan Wakil Ketua OSIS SMAN 4 Kota Bima Masa Bakti 2026/2027, Selasa (6/10/2026). Kegiatan yang diikuti oleh sekitar 250 siswa SMAN 4 Kota Bima tersebut menjadi ruang bagi para pelajar untuk belajar secara langsung tentang proses demokrasi, khususnya bagaimana menjadi pemilih yang cerdas dan kritis dalam menentukan pilihan. Kegiatan dibuka oleh Kepala SMAN 4 Kota Bima. Dalam sambutannya, Kepala Sekolah menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada KPU Kota Bima, khususnya Amirulmukminin, yang telah meluangkan waktu untuk hadir dan memberikan edukasi kepada para siswa dalam pelaksanaan debat kandidat OSIS. Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan oleh Amirulmukminin. Di hadapan ratusan siswa, ia mengajak pemilih pemula untuk mulai membangun budaya memilih berdasarkan visi, misi, gagasan dan kemampuan kandidat, bukan semata-mata karena popularitas maupun penampilan. “Teman-teman pemilih harus menjadi pemilih yang cerdas dan kritis. Dalam menentukan pilihan, jangan hanya karena calon itu ganteng atau cantik. Lihat juga isi pikirannya, gagasannya dan apa yang ingin dilakukan,” ujar Amirulmukminin. Ia menjelaskan, debat merupakan salah satu tahapan penting dalam proses pemilihan. Melalui debat, pemilih memiliki kesempatan untuk mengenal lebih jauh karakter, visi, misi serta gagasan dari masing-masing kandidat. “Melalui debat ini, teman-teman pemilih bisa menelaah visi dan misi calon. Jadi bukan hanya melihat siapa yang ganteng atau cantik, tetapi isi pikirannya juga harus dilihat. Dari situ kita bisa menentukan pilihan berdasarkan pertimbangan yang tepat,” jelasnya. Menurut Amirulmukminin, pengalaman memilih pemimpin di lingkungan sekolah dapat menjadi pembelajaran awal bagi siswa sebelum nantinya mereka menggunakan hak pilih dalam pemilu. Karena itu, pemilih pemula perlu dibiasakan untuk tidak mudah terpengaruh dan mampu menentukan pilihan berdasarkan informasi serta pertimbangan yang rasional. Usai pemaparan, kegiatan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab kepada para kandidat Calon Ketua dan Wakil Ketua OSIS. Kesempatan pertama diberikan kepada Amirulmukminin untuk mengajukan pertanyaan kepada masing-masing kandidat. Para kandidat kemudian diberikan kesempatan untuk menjawab pertanyaan yang disampaikan. Masing-masing kandidat mampu menyampaikan jawaban dan gagasannya dengan baik di hadapan sekitar 250 siswa yang hadir. Antusiasme para siswa terlihat sepanjang kegiatan debat. Mereka tidak hanya menjadi penonton, tetapi juga belajar bagaimana proses adu gagasan dapat menjadi bagian penting dalam menentukan seorang pemimpin. Melalui kegiatan tersebut, KPU Kota Bima berharap pemilihan Ketua dan Wakil Ketua OSIS SMAN 4 Kota Bima dapat menjadi miniatur pembelajaran demokrasi bagi para siswa. Dari lingkungan sekolah, para pemilih pemula diharapkan mulai terbiasa memilih pemimpin secara cerdas, kritis dan bertanggung jawab. Sebab, menjadi pemilih cerdas tidak harus menunggu dewasa. Demokrasi bisa dimulai dari sekolah, dari pilihan sederhana, dan dari keberanian memilih berdasarkan gagasan. #KPUMelayani #sman4kobi
Selengkapnya